Sabtu, 14 Januari 2012

salahkah jika wanita meminang & menawarkan diri kepada lelaki..????

Salahkah Jika Wanita Meminang & Menawar Diri Kepada Lelaki ?
Oleh ustaz Emran Ahmad 


Di dalam Islam kita sebagai muslim haruslah mengutamakan Al-Qur’an dan sunnah sebagai panduan dan bukan akal, bukan persekitaran atau pun adat.

Firman Allah swt :

وَأُوْلِي الأَمْرِ مِنكُمْ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ أَطِيعُواْ اللّهَ وَأَطِيعُواْ الرَّسُولَ”
Wahai orang-orang yang beriman taatlah kamu kepada Allah dan taatlah kamu kepada rasul dan Uli al-Amri (Orang-orang yang mengurus hal ehwalmu penguasa dari kalangan kamu..”
(An-Nisa :59).

Sekalipun dalam kaedah fiqhiyah menyebut “Al-A’dah Muhakamah” iaitu adat itu menjadi penghukum dan diambil kira dalam menentukan keputusan (lihat dalam Al-Wajiz fi Qawaid fiqhiyah m/s 100) namun sebenarnya pemahaman terhadap kaedah ini sering disalah erti oleh orang awam.

وَمَا يَتَّبِعُ أَكْثَرُهُمْ إِلاَّ ظَنًّا إَنَّ الظَّنَّ لاَ يُغْنِي مِنَ الْحَقِّشَيْئًا إِنَّ اللّهَ عَلَيمٌ بِمَا يَفْعَلُونَ“
Kebanyakan mereka, tidak menurut melainkan sangkaan sahaja. Sesungguhnya sangkaan itu tidak dapat menentukan sesuatu dari kebenaran (iktikad). Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui akan apa yang mereka lakukan”
(Yunus : 36).

Dimaksudkan adat sebagai diambil kira dalam hukum dan keputusan ialah apabila tiada dalil dan pertunjuk yang jelas dalam sesuatu perkara dari Al-Qur’an dan sunnah dan tidak wujud riwayat dari para sahabat dan salaf soleh.

Selain itu terjadi adat sebagai pertimbangan hanya dalam perkara furu’ yang berbentuk kaedah pelaksanaan bukan dasar atau pegangan.Misalnya dalam ibadah korban, jika pelaksanaan ibadah tersebut dilakukan di Malaysia maka adat terpakai dengan melakukan korban mengunakan binatang yang mudah didapati dan biasa dibuat korban misalnya lembu atau kambing bukan unta atau kibasy yang hanya terdapat di Negara arab.

Begitulah juga adat terpakai dalam penakrifan sesuatu perkara menurut sesuatu kaum misalnya orang yang bersumpah nazar tidak mahu memakan daging lalu dia memakan ayam kerana menurut kebiasaan daging merujuk kepada lembu, kerbau dan ayam tidak dikira sebagai daging demikianlah contoh pelaksanaan adat.

اللّهِ وَإِن تُطِعْ أَكْثَرَ مَن فِي الأَرْضِ يُضِلُّوكَ عَن سَبِيلِ
“Dan jika kamu hanya mengikut kebanyakan orang di muka bumi ini nescayalah mereka akan menyesatkan kamu dari jalan Allah”
(Al-An’am : 116).

Adapun dalam hal ibadah dan perkara dasar Islam seperti nikah dan perkahwinan yang merupakan sunnah dan ketetapan syariat maka hendaklah kita merujuk kepada Al-Qur’an dan sunnah selagi terdapat pertunjuk dan panduan dari keduanya.

Sebagaimana sabda baginda rasulullah :
” Aku tinggalkan kepada kamu dua perkara yang jika kamu berpegang padanya tidaklah kamu akan sesat selamanya iaitu kitab Allah (Al-Quran) dan sunnah rasulnya.”
(Hadith Hasan, riwayat Malik dalam Muwatha no.898 dan Hakim dalam Mustadrak no.63).

Sesungguhnya di dalam Islam disyariatkan kepada seorang wanita untuk menawarkan dirinya kepada lelaki yang soleh dan beragama apabila dirinya mendapati lelaki tersebut benar akhlaknya dan benar peribadinya menurut syariat Islam
(lihat Sahih Fiqh Sunnah m/s 107 Jilid 3).

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra bahawa telah bersabda baginda rasulullah salallahualaihiwasalam :

“ Jika datang kepada kamu seorang lelaki yang engkau redhai agamanya dan akhlaknya untuk meminang perempuan kamu maka nikahkanlah dia jika tidak kamu lakukan demikian maka akan timbullah fitnah dan kerosakan”
(hadith hasan riwayat Tirmidzi no 1084).

Perbuatan menawarkan diri kepada lelaki yang soleh dan beragama bukanlah sesuatu yang aib dan memalukan sebaliknya merupakan sunnah dan kebaikan ini berdalilkan kepada hadith dari Anas ra yang berkata telah datang seorang wanita kepada baginda rasulullah salallahualaihiwasalam dan menawarkan dirinya kepada baginda dengan berkata:

"Wahai rasulullah apakah engkau berhajat kepada aku ? lalu ketika menceritakan hadith ini maka menyampuklah anak perempuan Anas ra dengan mengatakan sungguh kurang malu perempuan itu dan buruk akhlaknya, lalu dijawab oleh Anas ra :Sesungguhnya dia itu (perempuan yang menawar diri) lebih mulia dan baik darimu kerana dia mencintai nabi salallahualaihiwasalam dan menawar dirinya demi kebaikan”
(lihat hadith sahih dalam riwayat Bukhari no 5120 , Nasaie dan Ibn Majah).

Sesungguhnya hadith di atas tidaklah hanya mengkhususkan kepada baginda rasul sahaja bahkan ianya menjadi contoh teladan kepada semua wanita muslimah dan dibolehkan mereka menawarkan diri mereka kepada semua lelaki soleh muslim yang mukmin kerana apa yang terjadi kepada rasul selagi tidak dikhususkan maka ianya merupakan perbuatan sunnah yang umum

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَيَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

“Sesungguhnya, adalah bagimu pada diri Rasulullah itu contoh ikutan yang baik, iaitu bagi orang yang sentiasa mengharapkan keredhaan Allah dan balasan baik hari akhirat, serta ia pula menyebut dan banyak mengingati Allah.”

(Surah Al-Ahzab : 21)

KEPADA SAUDARI MUSLIMAH..!!!!

Ingin kami ucapkan beberapa kalimat ini kepadamu, di bawah desingan peluru peluru musuh, dan gelegar ledakan roket yang telah menjadi hiburan kami, Surat ini juga dari kami yang kini terpaksa meringkuk di balik jeruji besi hanya karena kami menyatakan bahwa “Tuhan Kami Adalah Allah” Surat ini kami tujukan kepadamu Ukhti Muslimah…karena kau adalah permata, kau juga perhiasan mulia yang melengkapi keindahan ajaran Nabi saw. Beberapa kalimat yang tulus keluar dari lubuk hati kami sebagai saudara yang melaju bersama ke arah yang satu. Demi menyelamatkan mu dari cakaran manusia serigala bermuka domba.

Ukhti Muslimah….!!! Kami tidak akan membawa sesuatu yang baru, semoga kau tidak bosan mendengarnya….walau rasanya sudah berkali kali kami ingatkan bahwa tiada agama manapun yang lebih memuliakan wanita sebagaimana Islam. Jika kau masih tidak percaya, lihatlah pada sejarah .. apa yang di lakukan oleh penghuni zaman jahiliyah terhadap kaummu, bukankah mereka menguburkanmu hidup hidup hanya karena takut jatuh miskin atau durhaka?

Bukankah engkau adalah yang paling banyak di perjual belikan bagai barang rongsokan sebagai hamba sahaya di zaman kerajaan Romawi ? Bahkan hingga kini….. di suatu zaman yang mereka juluki zaman kebebasan dan kemerdekaan, mereka teruskan tradisi itu, hanya saja,… kini mereka bungkus dengan kata kontes ratu cantik, yang berisi memperlombakan ukuran tubuh terbaik bagi para lelaki hidung belang. Entah apa yang mereka cari, betapa jauh mereka menghinakanmu, betapa buruknya gambaranmu di mata mereka, bagi mereka kau tidak lebih dari sekerat tebu gula segar, yang setelah manis sepah di buang…. Kemudian belum puas dengan itu mereka masih melolong bahwa Islam menzalimi hak hak wanita…sungguh sebuah penyesatan dan pendustaan yang nyata.

Ukhti Muslimah….!!! Usaha perbaikan dirimu adalah sebuah cita cita abadi, dan tujuan yang mulia, serta harapan seluruh Arsitek bagi proyek perbaikan umat. Karena mereka tahu, kunci perbaikan umat ini ada pada dirimu, jika dirimu baik…maka baiklah seluruh umat ini. Demi Allah..!!! berpeganglah dengan tali ajaran agama ini, dan laksanakanlah segala perintahnya, Jangan sekali kali kau langgar larangannya, apalagi mempersempit hukum hakamnya, karena semua itu hanya akan lebih mengekang kehidupanmu sendiri, karena tiada keadilan yang lebih luas dari keadilan Islam terhadapmu dan kaummu, jika kau lari dari keadilan Islam, kau hanya akan menemui kedzaliman dunia kufur terhadap hak hak kehidupanmu. Berpeganglah sepertimana Umahatul Mukminin mencontohkannya dalam kehidupan sehari hari mereka, contohilah juga isteri isteri para sahabat dan kaum Muslimin yang telah membuktikan nilai keindahan permatamu.

Ukhti Muslimah…!!! Ketahuilah agama ini bukan hanya di mulut, tetapi ia menuntut adanya amal nyata, laksanakanlah perintah perintahnya dan jauhilah larangan larangannya walaupun tanpa kalimat “jangan”. Sesungguhnya kamu tidak perlu pengakuan timur dan barat karena kemuliaanmu dan harga dirimu telah ada sejak kau di lahirkan, dan bagi kami wahai Ukhti Muslimah,.. kau lebih mulia dari sekadar makhluk yang tergoda gemerlapnya dunia dan jeritan pekikan mungkar yang di sifatkan dengan “suara keledai” (Qs. Luqman 19) oleh Sang Maha pencipta, kami tak rela melihatmu tenggelam dalam tipuan mereka yang selalu ingin menghinakanmu dengan berpura pura memujimu tetapi melucuti pakaian dan menelanjangimu di depan mata jutaan bahkan milyaran manusia di dunia, mereka hanya menginginkan kehormatanmu sama dengan binatang yang sememangya tidak pernah berpakaian, mereka hanya menginginkanmu mencoreng coreng mukamu dengan polesan polesan yang merusak wajah alamimu yang indah hasil ciptaan yang Maha Indah, mereka hanya ingin menjadikanmu pemuas nafsu setan setan jantan berhidung belang. Mereka hanya ingin menjadikanmu bagaikan tong sampah yang hanya di isi dengan benih benih buruk dan tercela.

Demi Allah kami tidak rela. Karena bagi kami kau sangat berharga, bagi kami kau adalah pelengkap kehidupan duniawi dan Ukhrawi, maka besar jualah harapan kami padamu…

Ukhti Muslimah….!!! Seorang Muslimah tidak pantas untuk menjadi keranjang sampah yang menampung berbagai budaya hidup dan akhlak yang buruk, apalagi budaya barat dengan berbagai kebiasaannya yang terlihat kotor dan menjijikkan itu. Seorang Muslimah harus mandiri dalam memilih cara hidupnya sendiri, tentu semuanya berangkat dari acuan “Firman Allah” dan “Sabda NabiNya saw.” . Seorang Muslimah selalu ingat bahwa pada suatu hari dahulu Rasulullah saw. Pernah bersabda: “Barang siapa yang meniru (kebisaaan) suatu kaum, maka ia (termasuk) golongan mereka”. Maka ia sangat berhati hati dan kritis dalam menentukan tatacara hidup, berpakaian, dan bermu’amalah.

Ukhti Muslimah….!!! Engkau adalah puncak, kau juga kebanggaan dan kau juga lambang kesucian. Kau menjadi puncak dengan Al qur’an dan kebanggan dengan Iman serta lambang kesucian dengan hijabmu dan berpegang pada ajaran agama ini. Lalu mengapa ada lambang kesucian yang malah meniru cara hidup yang najis

Sabtu, 07 Januari 2012

UAS yang pertama kali :D

Sejak tanggal 23 desember aku dirumah hingga aku kembali lagi ke semarang rasanya aku belum ada persiapan sama sekali untuk UAS,, aku terlena akan rumah,, terlupakan segalanya,,
padahal UAS udah depan mata.. rasanya inngiiin sekali menangis.
Hari pertama UAS memang sih masih yang dasar,, tapi selanjutnya oh tidak aku harus dihadapkan oleh KIMIA dan FISIKA..
sontak diri ini terasa kaget untuk melaksanakan UAS ini,, rasanya ingin segera mengakhirinya.. #dilaksanakan saja belum#
semua melaju begitu cepat,, 2minggu berada di rumah sungguh tak terasa..
kalo merasakan seperti ini rasanya itu ingin kembali pada 2 tahun yang lalu dimana masa-masa kumpul sama temen-temen waktu 'Aliyah.. apalagi semalam,, kami habis telpon-telponan,, mungkin banyak cerita antara kita,, 3 sahabatku itu tak kan terlupakan,, mungkin Sang Khalik memang mentakdirkan kita untuk tetap menjaga Ukhuwah ini,,,
tapi semua itu tak akan mungkin,, waktu tak akan mungkin berputar, karna ia akan terus berjalan.. ^^

dan saat aku ingin belajar justru mati lampu,, itu adalah hal yang menyebalkan,, langsung diriku loncat ke atas dan tidur. yaaa,, mau bagaimana lagi, lampu mati, mana bisa saya membaca,, ckckck.


Semoga bisa terfokus lagi untuk belajar dan mempersiakan diri untuk UAS.. ^^
Ya Rabby,, Kau yang Maha Tahu atas Segalanya,, ^__^

Senin, 02 Januari 2012

Menuju Hancurnya Amerika

Mengingat nama Amerika Serikat, kita teringat berbagai kekejaman, amoralitas, penjajahan, liberalisme, dan keburukan-keburukan lainnya yang di dukung oleh kekuatan ekonomi kapitalis mereka yang “jaya” hingga mereka dikatakan negara “Super Power” tak terkalahkan.
Namun pukulan keras dari mujahidin, atas peristiwa hebat sepanjang sejarah dekade ini, telah mempermalukan “negara super power” itu di muka Dunia. Dampak buruk dari peristiwa 9/11 bagi Amerika tak berhenti dalam jangka waktu yang sedikit, bahkan telah berlalu satu dekade dampak itu masih sangat dirasakan sakit oleh tubuh Amerika dan bahkan semakin buruk. Runtuhnya perekonomian Amerika adalah dampak berkepanjangan bagi Amerika setelah serangan mujahidin (9/11) dan runtuhnya perekonomian Amerika adalah tanda dimulainya akhir “kekuasaan” Amerika.
Forum Ansar al-Mujahidin mempublikasikan sebuah tulisan mengenai analisa kehancuran Amerika setelah peristiwa 9/11, dampak berkepanjangan, dan bagaimana masa depan Amerika setelah perekonomiannya runtuh. Berikut terjemahannya.

Oleh: Abu Fatimah
Bissmillahirrahmanirrahiim
Segala puji hanya bagi Allah, Tuhan semesta alam, dan sholawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam, keluarganya, dan para sahabatnyaradiallahu ‘anhum.
Amma ba’du
Semakin jelas bagi sejarawan tentang runtuhnya masa depan ekonomi Amerika selama dekade awal di abad ke-21 yang merupakan tanda dimulainya akhir dari “kekuasaan” Amerika. Dan akan semakin jelas lagi bahwa kematian Amerika bermula di tangan-tangan kecil sekelompok mujahidin, seperti yang terjadi sepanjang sejarah islam.
Allah berfirman di dalam Al Qur’an:
“orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Allah, berkata: “Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. dan Allah beserta orang-orang yang sabar.” (Al Baqarah:249)
Kebanyakan Ekonomi Barat dan Ekonomi Amerika pada khususnya tergantung kepada produsen-konsumen yang memiliki keyakinan yang tinggi. Keyakinan ini lah yang sering bertahan dalam menghadapi logika dan bukti sejarah. Jadi disaat stok pasar Amerika telah jatuh dengan membawa malapetaka di berbagai aspek, dalam hari hari itu tumbuh subur “keyakinan” bahwa harga saham akan terus semakin naik dan naik. Keyakinan bodoh bahwa penjualan suatu produk yang jatuh, maka akan ada produk dalam versi yang sama untuk tetap menjaga keuntungan perusahaan yang sedang berkembang. Juga ada keyakinan bahwa konsumen “yang telah dijatuhi hutang proses produsen-konsumen” akan terus menghabiskan hidupnya untuk proses podusen-konsumen itu meski diluar kemampuan mereka.
Namun pukulan keras menghancurkan “kekuasaan dan gengsi Amerika” pada 11 September 2001 dan berlanjut terus menghantui rakyat Amerika hingga hari ini. Kegagalan mereka (Amerika) tak terelakkan untuk mengalahkan mujahidin di Irak Afghanistan meskipun mereka telah menghabiskan uang triliunan dolar untuk perang melawan mujahidin, hal ini memastikan bahwa penghinaan terhadap mereka akibat serangan 9/11 belum terhapus dan tidak akan pernah terhapuskan sepenuhnya.
Tidak hanya militer dan ekonomi raksasa negara kafir itu dihancurkan hanya dalam jangka dua jam saja, tetapi keyakinan atau kesombongan dari rakyat Amerika terhadap presiden mereka telah jatuh ke lubang kemiskinan yang belum pernah terjadi sebelumnya di dalam sejarah hidup mereka.
Sembilan mujahidin muda yang takut kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala hanya mengeluarkan 500.000 dolar AS untuk melakukan kerusakan yang menghancurkan yang dikenal sebagai “negara adidaya satu-satunya di bumi”.
Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
“Sesungguhnya kamu dalam hati mereka lebih ditakuti daripada Allah. yang demikian itu karena mereka adalah kaum yang tidak mengerti. Mereka tidak akan memerangi kamu dalam keadaan bersatu padu, kecuali dalam kampung-kampung yang berbenteng atau di balik tembok. Permusuhan antara sesama mereka adalah sangat hebat. Kamu kira mereka itu bersatu, sedang hati mereka berpecah belah. Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka adalah kaum yang tidak mengerti” (Al Hasyr: 13-14)
Perencanaan jangka panjang
Meskipun ada saat-saat dimana Allah memenangkan pasukanNya untuk menggapai kemenangan yang cepat dan menentukan diatas orang-orang kafir, namun sejarah ummat ini berisikan contoh-contoh dimana ummat muslim harus berjuang bertahun-tahun dahulu sebelum akhirnya menggapai kemenangan.
Setelah Al Quds jatuh ke tangan para salibis pada 15 Juli 1099, banyak kaum muslimin mengira bahwa kota suci itu akan kembali dengan cepat ke dalam kendali ummat muslim. Namun ternyata 88 tahun lamanya Al Quds masih di tangan para salibis sebelum Salahuddin al-Ayubi merebut kembali Al Quds untuk ummat muslim pada 2 Oktober 1187.
Jadi, mujahidin menyadari bahwa mengalahkan Amerika dan antek-anteknya bukanlah tugas yang mudah, tidak juga dapat dicapai dalam satu malam. Ayat ke 249 dari surat Al Baqarah telah menyebutkan bahwa sekelompok kecil dari orang-orang beriman mengalahkan sekelompok besar dari orang-orang kafir. Tetapi kemudian menasehati orang-orang beriman untuk bersabar di dalam perjuangan, Allah akan memberikan kemenangan kepada orang-orang beriman hanya setelah mereka diuji keikhlasannya.
Amerika berada dalam kondisi keuangan yang lebih baik sebelum serangan 11 September 2001 dimana Uni Soviet pada tahun 1979 meluncurkan invasi mereka ke Afghanistan yang menyebabkan malapetaka bagi rakyat Afghan, maka mujahidin tahu bahwa kehancuran dunia AS akan lebih lambat dari pada Uni Soviet.
Shaikh Usamah bin Laden rahimahullah dan banyak lagi imam-imam mujahidin telah menyatakan berulang kali bahwa perang ini akan dimenangkan dengan “cara ekonomi”, maksudnya ketika Amerika sudah tidak sanggup lagi untuk membiayai perang yang mereka lancarkan (maka dengan sendirinya mereka akan menarik diri dari medan perang-pent).
Maka dari itu, tujuan pertama Amerika untuk “meyakinkan Amerika”, secara langsung campur tangan dari negara-negara muslim adalah mutlak dibutuhkan.

Al Qur'an dan Sains: Hasil penelitian bahan bangunan Piramida ungkap kebenaran Al Qur'an


Dalam waktu lama para ilmuwan kebingungan karena mereka tidak mampu menemukan rahasia dari konstruksi dan bahan bangungan dan dalam waktu lama pula umat manusia memandang bahwa banguan itu adalah sebuah teka-teki yang membingungkan dalam waktu lama para penulis menyusun tulisannya tentang bangunan tersebut yang hanya sebuah legenda dan dongeng belaka namun akhirnya, kebenaran mulai muncul dan melalui penelitian ilmiah modern, yaitu piramida.
(Arrahmah.com) - Kebenaran ilmiah yang telah diterbitkan dalam abad kedua puluh satu telah disebutkan dalam Alquran sejak empat belas abad yang lalu, mari perhatikan gambar gambar ini
Penelitian terbaru mengatakan bahwa piramida dibangun dari tanah liat dan panas! Dan yang sangat menakjubkan adalah bahwa Alquran telah mengungkap fakta ini dengan sangat jelas sesuai dengan ungkapan Firaun saat itu. Namun sebelum ini, mari kita merenungkan apa yang para ilmuwan temukan baru-baru ini…
Dalam edisi tanggal (1 Desember 2006) Koran Amerika Times menerbitkan berita ilmiah yang mengkonfirmasi bahwa Firaun menggunakan tanah liat untuk membangun piramida! Menurut penelitian Amerika-Perancis menyebutkan bahwa batu yang digunakan untuk membuat darinya piramida, sebelumnya telah dilemparkan di bawah kayu lalu dipanaskan sehingga membentuk batu keras yang hampir normal.
Para ilmuwan mengatakan bahwa Firaun mahir dalam ilmu kimia dan mengelola tanah liat dan metode yang mereka gunakan masih menjadi rahasia dan tidak diizinkan untu diakses atasnya atau terkodifikasi pada nomor yang mereka tinggalkan. Profesor Gilles Hug, dan Michel Profesor Barsoum menegaskan bahwa Piramida yang palign besar di Giza itu terbuat dari dua jenis batu: batu alam dan batu-batu yang dibuat secara manual.
Dan dalam penelitian yang dipublikasikan oleh majalah “Journal of American Ceramic Society” menegaskan bahwa Firaun menggunakan jenis tanah slurry Firaun untuk membangun monumen yang tinggi secara umum, dan membangun piramida pada khususnya. Karena tidak mungkin bagi seseorang untuk mengangkat batu berat ribuan Kilogram, dan inilah yang membuat Firaun menggunakan batu alam untuk membangun dasar
Piramida, dan lumpur dibakar untuk diletakkan di tempat yang paling tinggi.
Setelah berhasil mencampur lumpur kapur di tungku perapian yang dipanaskan dengan uap air garam dan berhasil membuat uap air darinya sehingga membentuk campuran tanah liat, maka akan dilakukan template diatas kayu dan dituangkan dalam tempat yang disediakan di dinding piramida.
Profesor Davidovits telah mengambil batu piramida yang terbesar untuk dilakukan analisis dengan menggunakan mikroskop electron terhadap batu tersebut dan menemukan jejak reaksi cepat yang menegaskan bahwa batu terbuat dari lumpur, sedangkan ahli geologi sampai baru-baru ini, belum memiliki kemampuan untuk membedakan antara batu alam dan batu buatan dengan metode ini, tetapi hari ini mereka bisa membedakan berkat teknologi modern,
oleh karena itu professor kembali membuat batu besar dengan metode ini dalam waktu sepuluh hari.
Seorang ilmuwan Belgia Guy Demortier yang sebelumnya dalam waktu yang lama mempertanyakan keabsahab penelitian ini berkata: Setelah bertahun-tahun melakukan riset dan studi sekarang saya baru yakin bahwa piramida yang terletak di Mesir dibuat dengan menggunakan tanah liat.
Firaun dalam membangun piramida menggunakan sejumlah besar batu sampai dengan 2-2,8 juta batu, studi baru juga mengatakan bahwa beberapa arkeolog Mesir membantah bukti-bukti ilmiah baru-baru ini, dan mereka menyatakan bahwa orang Mesir kuno memiliki kemampuan mengangkat jutaan batu yang beratnya sekitar lima atau enam ribu kilogram!  Itu menurut majalah Times America.
Seorang Profesor Prancis Joseph Davidovits telah melakukan eksperimen selama dua puluh tahun lamanya dan menemukan bahwa piramida dibangun dari lumpur, terutama dibagian yang tinggi piramida di mana sulit untuk menaikkan batu alam.
Ini adalah Analisis gambar secara elektronik terhadap batu Piramida terbesar seperti yang disajikan oleh situs terkenal tentang biologi.
Sebuah penelitian yang luas tentang piramida Bosnia, “Piramida Matahari” dan menjelaskan bahwa batu-batunya terbuat dari tanah liat! Ini menegaskan bahwa metode ini tersebar luas di masa lalu. (Gambar dari batu piramida).
Sebuah gambar yang digunakan dalam casting batu-batu kuno piramida matahari mengalir di Bosnia, dan kebenaran ilmiah mengatakan bahwa sangat jelas bahwa metode tertentu pada pengecoran batu berasal dari tanah liat telah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu dalam peradaban yang berbeda baik Rumania atau Firaun!
Keajaiban Al-Qur’an mendahului penemuan ilmiah
Banyak ayat-ayat Al-Qur’an menunjukkan fakta bahwa bangunan piramida dan bangunan lain dari bangunan yang tinggi, dalam hal ini Allah berfirman:
وَقَالَ فِرْعَوْنُ يَا أَيُّهَا الْمَلَأُ مَا عَلِمْتُ لَكُمْ مِنْ إِلَهٍ غَيْرِي فَأَوْقِدْ لِي يَا هَامَانُ عَلَى الطِّينِ فَاجْعَلْ لِي صَرْحًا لَعَلِّي أَطَّلِعُ إِلَى إِلَهِ مُوسَى وَإِنِّي لَأَظُنُّهُ مِنَ الْكَاذِبِينَ
“Dan berkata Fir’aun: “Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui Tuhan bagimu selain aku. Maka bakarlah Hai Haman untukku tanah liat  kemudian buatkanlah untukku bangunan yang Tinggi supaya aku dapat naik melihat Tuhan Musa, dan Sesungguhnya aku benar-benar yakin bahwa Dia Termasuk orang-orang pendusta”. (Al-Qashash:38)
Dalam ayat ini menunjukkan tentang teknologi konstruksi yang digunakan untuk bangunan tinggi sebuah monumen seperti firman Allah: “buatkanlah untukku bangunan yang Tinggi”
dan kata bangunan secara bahasa adalah setiap bangunan tinggi.
Teknik ini didasarkan pada lumpur dan panas seperti dalam ayat:
“Maka bakarlah Hai Haman untukku tanah liat”
Subhanallah! Ada bukti yang menunjukkan bahwa patung-patung raksasa dan tiang-tiang yang ditemukan dalam peradaban Rumania dan yang lainnya juga dibangun dari tanah liat! Dapat dikatakan: Bahwa keajaiban Al Qur’an menunjukkan bahwa cara untuk membangun bangunan-bangunan dari tanah liat dan ini yang tidak diketahui pada waktu turunnya Alquran,
Ini berarti menunjukkan bahwa ide bangunan piramida, monumen, patung dan benda-benda antik lainnya dari tanah liat, tidak datang hanya di akhir abad dua puluh, namun Al Qur’an telah menyebutkannya sebelum empat belas abad yang lalu! Namun kenapa harus ke Firaun, karena bangunan terbesar yang dibangun dari tanah liat adalah piramida!
Siapa yang memberitahukan kepada Nabi saw berita ini?
Firaun mungkin bukanlah sosok yang telah membangun piramida ]karena ia meninggal karena tenggelam, namun ia menggunakan teknik rekayasa bangunan ketika membuat sampai monumen dan kemudian dihancurkan oleh Tuhan setelah itu, dan karenanya sebagai pintu integritas ilmiah, Al-Quran adalah kitab pertama yang  mengungkapkan rahasia bangunan piramida, bukan para  Ilmuwan Amerika dan Perancis.
Kita tahu bahwa Nabi Muhammad saw tidak pergi ke Mesir dan tidak pernah melihat piramida,  Kisah Firaun terjadi sebelum masa Nabi saw ribuan tahun yang lalu, dan tidak ada satupun di muka bumi ini pada waktu itu yang mengtahui tentang rahasia piramida dan para ilmuwan tidak yakin bahwa Firaun menggunakan tanah liat dan panas untuk membangun monumen tinggi kecuali beberapa tahun belakangan ini, maka dari itu, bagaimana Nabi saw sebelum 1400 tahun yang lalu memberitahukan bahwa Firaun menggunakan tanah liat dan panas untuk membangun monumen.
Ayat ini sangat jelas dan kuat membuktikan bahwa nabi Muhammad saw tidaklah membawa apapun dari padanya tetapi Allah yang menciptakan Firaun dan menenggelamkannya, dan Dia pula yang menyelamatkan nabi Musa dan Dia pula yang memberitahukan kepada Nabi-Nya akan hakikat ilmiah ini, dan ayat ini menjadi saksi kebenaran kenabian beliau pada zaman modern ini!Subhanallah..

RENCANA BESAR PLURALISME DAN FITNAH DAJJAL

lama rasanya tak kunjung disini. lama tidak menengok blog lagi.. ^^
sebelumnya Assalamu'alaikum warahmatulahi wabarakatuh ^^
In the name of Allah Most Gracious and Most Merciful....
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Dajjal akan muncul dengan membawa dua fitnah besar; fitnah yang berupa sebuah paham dan sistem dan fitnah Dajjal dalam bentuk sosoknya yang benar-benar akan muncul di akhir zaman dengan membawa fitnah bagi seluruh manusia. Adapun Dajjal sebagai sebuah sistem (simbol) berpulang pada tiga fitnah besar; materialisme, atheisme dan zionisme lengkap beserta turunan sistem hukum buatan mereka. Ketiganya merupakan fitnah yang hampir seluruh umat manusia terkena fitnah ini. Sedangkan Dajjal sebagai sebuah person merupakan fitnah yang selama ini kita kenal sebagai fitnah Dajjal yang sesungguhnya; di mana pada akhir zaman nanti sosok manusia jahat ini akan keluar untuk meneror kaum muslimin dan mengklaim ketuhanan dirinya. 

Fitnah atheisme mengajarkan akan kenihilan tuhan dan zat yang menciptakan, sehingga manusia tidak meyakini adanya Allah sebagai pencipta dan pengatur alam semesta. Fitnah materialisme mengajarkan bahwa semua yang ada di dunia karena keberadaan materi. Sesuatu yang tidak nampak (ghaib) adalah kosong, dan nilai maupun norma sesuatu hanya bisa diukur dengan materi atau wujud yang nampak. 

Paham materialisme juga akan menggiring manusia untuk meyakini tidak adanya hari akhir, alam barzah, surga dan neraka. Pada gilirannya manusia hanya akan menerima konsep surga dan neraka sesuai dengan apa yang kelak akan dibawa oleh Dajjal, yaitu sungai dan air yang berada di tangan Dajjal. Saat Dajjal menawarkan air dan api di hadapan manusia, mereka akan meyakini bahwa itulah hakikat neraka dan surga yang sesungguhnya. Jaman ini yang ma'ruf dikata munkar, dan yang munkar dikata ma'ruf. Dan konsep "Amar ma'ruf nahi munkar terbalik.

Sedangkan fitnah zionisme akan mengambil peran untuk menggiring seluruh manusia akan kebenaran ajaran Dajjal, meyakini bahwa Dajjal adalah tuhan dan pemimpin mereka di akhir zaman. Fitnah zionisme dengan dominasi peradabannya didunia saat ini mengajarkan agar manusia membenarkan apapun yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi zionis dan memberikan dukungan kepada mereka. Pada akhirnya, fitnah inilah yang menjadi puncak terdahsyat di muka bumi sebelum kemunculan Dajjal yang sesungguhnya. Ajaran zionis yang dibungkus dalam baju theologi global dan theosofi akan menggiring opini dunia tentang satu-satunya Tuhan dari semua agama alias pluralisme yang semakin dipropagandakan tetapi semuanya sama; INI lagu lama yang mengarahkan kepada konsep : Tuhan semua agama sama, itulah Dajjal yang akan muncul di akhir zaman.

Dajjal yang dimaksud oleh Rasulullah saw dalam banyak riwayat dipastikan menunjukkan kepada person tertentu. Sedang fitnah Dajjal adalah satu kondisi atau keadaan tertentu atau beragam bentuk fitnah yang menyelisihi kebenaran. Bahkan bisa disimpulkan bahwa semua yang menyelisihi kebenaran adalah bagian dari fitnah Dajjal. 

Segenap dimensi kehidupan modern dewasa ini adalah dalam rangka mewujudkan the New World Order (Tatanan Dunia Baru). Sebuah sistem yang tidak berlandaskan nilai-nilai keimanan bahkan dipengaruhi sangat oleh nilai-nilai kekufuran, nilai-nilai Dajjal. ”We are living in a Godless Civilization,” demikian ungkap Imron Hosein, mantan Imam Masjid PBB New York. Bahkan Ahmad Thompson, seorang penulis Muslim berkebangsaan Inggris jelas-jelas menyatakan bahwa dunia modern semenjak hampir satu abad yang lalu (sejak runtuhnya Khilafah Islamiyah terakhir) membentuk diriya menjadi sebuah Sistem Dajjal. Suatu sistem sarat Dajjalic Values dimana jika oknum Dajjal muncul pada masa sekarang ini, maka ia akan segera dinobatkan menjadi pimpinan Sistem Dajjal yang telah tersedia. Dan inilah yang paling dikhawatirkan oleh baginda Nabi kita Muhammad SAW dalam sebuah hadist :

عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ ذُكِرَ الدَّجَّالُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَأَنَا لَفِتْنَةُ بَعْضِكُمْ أَخْوَفُ عِنْدِي مِنْ فِتْنَةِ الدَّجَّالِ وَلَنْ يَنْجُوَ أَحَدٌ مِمَّا قَبْلَهَا إِلَّا نَجَا مِنْهَا وَمَا صُنِعَتْ فِتْنَةٌ مُنْذُ كَانَتْ الدُّنْيَا صَغِيرَةٌ وَلَا كَبِيرَةٌ إِلَّا لِفِتْنَةِ الدَّجَّالِ (أحمد)

Suatu ketika ihwal Dajjal dibicarakan di hadapan Rasulullah saw. Kemudian beliau bersabda: ”Sungguh fitnah yang terjadi di antara kalian lebih aku takuti dari fitnah Dajjal, dan tiada seseorang yang dapat selamat dari rangkaian fitnah sebelum fitnah Dajjal melainkan akan selamat pula darinya (Dajjal). Dan tiada fitnah yang dibuat sejak adanya dunia ini –baik kecil ataupun besar- kecuali dalam rangka menyongsong fitnah Dajjal.” (HR Ahmad V/389)

Dan pemimpin kita baginda Nabi shollallahu ’alaih wa sallam mensinyalir bahwa tidak ada fitnah yang lebih dahsyat semenjak Allah ciptakan manusia pertama hingga datangnya hari Kiamat selain fitnah Dajjal.

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا أَهْبَطَ اللَّهُ إِلَى الأَرْضِ مُنْذُ خَلَقَ آدَمَ إِلَى أَنْ تَقُومَ السَّاعَةُ فِتْنَةً أَعْظَمَ مِنْ فِتْنَةِ الدَّجَّالِ (الطبراني)

“Allah tidak menurunkan ke muka bumi -sejak penciptaan Adam as hingga hari Kiamat- fitnah yang lebih dahsyat dari fitnah Dajjal.” (HR Thabrani 1672) 

اللهم إني أعوذبك بِكَ مِنْ

عَذَابِ جَهَنَّمَ

وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ

وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ

وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ

الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari azab jahannam, azab kubur, fitnah kehidupan dan kematian serta dari jahatnya fitnah Al-Masih Ad-Dajjal" (HR Muslim 924)