Jumat, 24 Februari 2012

Note Kawan

Assalammualaikum Warahmatulahi wabarokatuh,


Akhi, untuk kesekian kalinya kita bercakap-cakap. Walaupun tida saling bertatap muka, walaupun isi pembicaraannya tidak melewati batas2 kewajaran, tapi hati merasakan sesuatu. Sejujurnya, dihati ini aq menolak. Aq takut dibalik niat baik kita tsb (Insya Allah), syeitan selalu menanti kelengahan kita. Aq takut, yang semula niat suci hanya untuk minta keridhoan Allah Ta'ala, tercemari oleh nafsu-nafsu dunia.
Dibalik percakapan-percakapan tsb, timbul rasa senang. Syeitan sudah memasang perangkapnya di hati ini. Aq takut hati yang semula ikhlas, menjadi timbul penyakit-penyakit hati. Sedangkan Allah Ta'ala telah berfirman:
"Dan janganlah kamu dekati zina sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu yang buruk." (Al-Isra:32)

Dulu, hati ini pernah mengalami hal seperti itu. Sekarang aq ingin menata hati ini yang telah terpecah-pecah hanya untuk mengharap ridhoNya. Mungkin antum bisa menjaga hati antum. Tapi aq? Aq butuh perjuangan keras agar jangan sampai terjatuh untuk ke dua kalinya. Padahal aq sudah meminta antum agar bisa membicarakan persoalan melalui email. Dengan email, hanya pokok persoalan saja yang tertuang, Tidak ada senda gurau, kalaupun ada mungkin hanya sebuah simbol senyum. Awalnya, antum terima saran aq ini. Selanjutnya mungkin antum lupa pesan aq tsb. Aq hanya bisa bersuudzan, karena hanya alternatif 'lupa' itu saja yang bisa aq temukan. Karena aq teringat akan sepotong kalimat:
"Berikan penafsiran terbaik ttg apa yang engkau dengar, dan apa yang diucapkan saudaramu, sampai engkau menghabiskan semua kemungkinan dalam arah itu."

Akhi, kalau memang sudah ditakdirkanNYa, saat-saat itu hanya beberapa bulan lagi. InsyaALlah. Bersabaralah akh, janganlah antum torehkan sebersit garis hitam selama penantian itu. Aq yakin, antum tidak bermaksud untuk menorehkan noda itu. Kelak, bila masa tsb telah tiba, semuanya milik antum. Yang dulunya diharamkan oleh Allah Ta'ala, menjadi halal bagi antum. Tetapi tunggulah untuk beberapa saat. Sebentar lagi. Selama menunggu, ada kesempatan untuk menata hati. Melalui suatu ikatan, Allah Ta'ala memberikan banyak keindahan n kemuliaan.

Akhi, semula aq menerima antum karena dien yang antum miliki. Bukan karena harta atau keluarga antum . Aq ingin kelak antum bisa membimbing aq untuk selalu bisa berjalan dijalanNya. Aq ingin kelak bisa berdakwah bersama antum. Aq ingin.. ingin... dan semua keinginan muncul, setelah antum meminta kesediaan aq untuk menemani antum dalam menempuh kehidupan ini. Aq khawatir, semuanya akan kandas ditengah jalan sebelum masa tsb telah tiba. Tentu antum tidak mengharapkan hal itu terjadi. Bantu aq akh, bantu untuk tidak terlalu sering berhubungan. Hati ini masih rapuh sekali, retakan2 hati ini masih basah, belum merekat dengan erat. Jangan sampai retakan-retakan itu kembali menjadi puing-puing. Sungguh, sulit sekali untuk menatanya lagi.

Akhi, aq mohon periksalah hati ini. Sudahkan niat diikhlaskan hanya untuk mendapatkan ridho Allah Ta'ala? Atau karena ada yang lain? Karena kekecewaan terhadap seseorang atau lingkungan yang tidak sesuai dengan harapan? Allah Ta'ala Maha Pengampun akh, menangislah mohon ampunan apabila niat tsb sudah berubah kejalannya syeitan. Istighfar akhi. Aq juga berkaca di diri ini, mungkin tindakan q selama ini salah. Membantu antum merasa yakin atas tindakan antum sendiri.
Afwan akhi, bukan maksud q menjerumuskan antum ke jalan syeitan. Aq juga ber-istighfar dan mohon ampun ke Yang Maha Besar AmpunanNya dan Maha Pedih siksaanNya atas kesalahan yang tidak aq sadari ini.

Malam ini, aq bermunajat kepadaNya. Mohon diluruskan jalan yang akan aq tempuh. Mohon ampun atas segala kekhilafan yang telah aq lakukan sebagai makhluk yang tidak luput dari segala kealpaan. Ya Rabbi, bersihkan hati ini dari kotoran-kotoran yang membuat hamba lalai dalam beribadah. Dari kejahatan-kejahatan yang terselubung yang tiada hamba sadari. Ampuni hamba ya Allah.
Aamiin.

Akhi, semoga ini mewakili aq yang tidak berani untuk menghubungi antum. Dan semoga antum mengerti alasan mengapa selama ini aq jarang sekali untuk memulai suatu pembicaraan. Sekali lagi afwan, bila hal ini menganggu antum, ini semata2 aq lakukan buat kemaslahatan kita bersama.

Jazakallah khairan katsira.

Wassalamu'alaikum warohmatulahi wabarokatuh,

Senin, 20 Februari 2012

Islam Agama Realistis

Apa pendapat kalian jka melihat gambar d bawah ini ?? ini adalah 1 dari sekian juta anak2 yg menjadi korban kebiadaban org2 kafir !!!
masihkan anda mengatakan bahwa "ISLAM ITU CINTA DAMAI" / "ISLAM ITU MENGAJARKAN PERDAMAIAN"... "ISLAM ITU RAHMATAN LIL 'ALAMIN"... "ISLAM ITU MENGAJARKAN BERLEMAH LEMBUT"


Ada agama Islam atau tidak di muka bumi, manusia sudah saling bunuh. Islam membolehkan bahkan mengharuskan membunuh manusia dengan alasan yang benar dan dalam kondisi yang memenuhi persyaratan. Orang-orang barat yang naif merasa bahwa agama Islam kejam dengan berbagai alasan. Mereka menganggap kejam hukuman potong tangan bagi pencuri, rajam bagi suami / istri yang berzina, hukum bunuh bagi yang murtad, dll. Padahal mereka sendiri membunuhi manusia tanpa alasan dengan kejam di berbagai tempat di muka bumi. Demi ideologi setan imperialisme kapitalisme mereka. Bangsa-bangsa di afrika, bangsa arab telah merasakan sedikit maupun banyak penyiksaan, perbudakan, pembunuhan ugal-ugalan manusia di muka bumi.
Islam membolehkan bahkan mengharuskan umat Islam sebagai satu negara Islam / daulah Islam melakukan jihad ofensif dengan terpenuhinya kondisi-kondisi yang menjadi syarat. Melakukan penyerangan tanpa harus diserang terlebih dahulu. Melakukan penaklukan daerah lain. Membunuh tentara musuh dalam perang yang diinisiasi oleh Islam untuk kepentingan dakwah Islam. Islam adalah agama yang benar. Agama yang ditentukan oleh Yang Maha Kuasa untuk manusia di bumi. Segala perintah dan larangan Sang Pencipta adalah untuk kejayaan Islam sebagai rahmat bagi semesta alam.

Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. [QS (2) Al Baqarah : 216]

Mengapakah kamu tidak memerangi orang-orang yang merusak sumpah (janjinya), padahal mereka telah keras kemauannya untuk mengusir Rasul dan merekalah yang pertama mulai memerangi kamu? Mengapakah kamu takut kepada mereka padahal Allah-lah yang berhak untuk kamu takuti, jika kamu benar-benar orang yang beriman. [QS (9) At Taubah : 13]

Janganlah kamu lemah dan minta damai padahal kamulah yang di atas dan Allah pun bersamamu dan Dia sekali-kali tidak akan mengurangi pahala amal-amalmu. [QS (47) Muhammad : 35]

Senin, 16 Januari 2012

Untuk Kalian yang masih merasa Muslim...!!!!!!!!!!!!

Kau ini Manusia atau hewan..??????!!!!


Wahai Ikhwah fillah...!! beri tahu aku, kapankah kau akan marah..????!!!!

# jika milik kita yang suci dihina dan tempat kita dihancurkan,, dan kau tidak menjadi marah..????
#jika sifat ksatria kita dibunuh dan kehormatan kita diinjak injak dan dunia kita berakhir, dan kau tidak menjadi marah..?????
#jika sumberdaya kita dirampas dan institusi kita dihancurkan, dan masjid masjid kita dihancurkan dan Masji Al-Aqsha dan Al-Quds kita dirampas, dan kau tidak menjadi marah..????
          Musuhku atau musuhmu,, mengihina kehormatan dan darahku dijadikan mainan dia dan kau menjadi penonton permainan itu..!!!!
#jika untuk Allah,  untuk sesuatu ynag suci, untuk Islam kau tidak menjadi marah, jadi beritahu aku kapankah engkau akan marah..???
Aku melihat kengerian, aku melihat darah mengucur, wanita wanita tua iringi anak anak  menuju maut..!!!
Aku melihat segala macam penindasan dan kau tidak menjad marah..!!!
Jadi beri tahu aku kapan kau akan marah.????!!!!
Dan kau duduk seperti boneka bisu perutmu memenuhi kantor, kau habiskan malammu, banggakan angka angka dengan uangmu curahkan dirimu pada berkas berkasnya..!!!
Aku melihat kematian diatas kepala kami dan kau tidak menjadi marah..????
Jadi terus terang saja lah kepada ku jangan malu-malu,, kau ada di Ummat yang mana.????
Jika kau derita apa yang kami derita, tidak menjadikan mu ingin membalasnya,, maka tak perlu repot karena kau bukan lah kami maupun bagian dari kami bahkan kau bukan bagian dari manusia,,
Jadi hiduplah sebagai kelinci dan matilah sebagai kelinci,,,!!!!!!!!!!

Minggu, 15 Januari 2012

Kisah ku ^___^

kisah ni terjadi saat seorang Muslimah yang belum lama saya kenal dalam kata lain menamatkan zaman bujangnya.. rasa gembira ini tidak mampu disembunyikan. Alhamdulillah pertemuan mereka melalui orang perantara. 
Ikhwan tu pandai sekali,, ^__^
padahal Akhwat tu hanya lebih 1 tahun dari saya Alhamdulillah Qodarullah.. Allah mempertemukan mereka dengan cepat.. ^^
Nabi s.a.w pernah bersabda "jika salah seorang daripada kamu diundang, hendaklah ia memenuhi undangan tersebut. jika dia sedang berpuasa (sunat), hendaklah ia mendoakan pihak pengundang. jika dia tidak berpuasa, maka makanlah" (muslim)

tapi sayang saya tak dapat hadir kali tu,, karena saya kuliah ^^, hanya do'a yang dapt ku kirimkan ^^
"bisikan yang sama menjadi halwa telingaku..sabar saja lah ya... "

tidak lama selepas tu, saya dapat lagi undangan perkahwinan lagi dari seorang senior kakak ku.. ^^


sekali lagi bisikan itu menjadi makanan telinga saya..

"ini adalah perkara baik,, mengapa tak segera kau melaksanakannya" ^^

kali ini, hati betul2 rasa seperti...entah la..kita sendiri fikir ...hehehee

dapat lagi pula undangan Wlimatul 'ursy dari anak Ustadz ku, yang akan dilaksanakan awal februari nanti,, uuhhhh rasa hati ini menggema :D

sore itu aku ditelpon oleh orang yang belum lama ku kenal tadi *cerita yg diatas*
dia kata,, "masih kuliah kah..??", ku jawab,, "masih lah.." dia kata lagi "sudah tinggalkan kuliah perkara ini lebih wajib, demi menjaga Izzah dan Iffah mu,, dunia ini hina"
rasa hati ini betul betul ingin segera mungkin menyusul dia ^^


siang tadi pula kawan ku yang di jogja sms ku,, katanya lulus sekolah *sekarang kelas 3 SMA* dia tak mau untuk kuliah,, ingin segera menikah dengan Mujahid dan Muwahhid,, yang tauhidnya mantep dan bisa ber wala' dan bara',,

hati ini begitu iri pada mereka,,,
menggema di dalam hati,, "kapan aku bisa menunaikan kewajiban itu Ya Rab???? "

Sabtu, 14 Januari 2012

salahkah jika wanita meminang & menawarkan diri kepada lelaki..????

Salahkah Jika Wanita Meminang & Menawar Diri Kepada Lelaki ?
Oleh ustaz Emran Ahmad 


Di dalam Islam kita sebagai muslim haruslah mengutamakan Al-Qur’an dan sunnah sebagai panduan dan bukan akal, bukan persekitaran atau pun adat.

Firman Allah swt :

وَأُوْلِي الأَمْرِ مِنكُمْ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ أَطِيعُواْ اللّهَ وَأَطِيعُواْ الرَّسُولَ”
Wahai orang-orang yang beriman taatlah kamu kepada Allah dan taatlah kamu kepada rasul dan Uli al-Amri (Orang-orang yang mengurus hal ehwalmu penguasa dari kalangan kamu..”
(An-Nisa :59).

Sekalipun dalam kaedah fiqhiyah menyebut “Al-A’dah Muhakamah” iaitu adat itu menjadi penghukum dan diambil kira dalam menentukan keputusan (lihat dalam Al-Wajiz fi Qawaid fiqhiyah m/s 100) namun sebenarnya pemahaman terhadap kaedah ini sering disalah erti oleh orang awam.

وَمَا يَتَّبِعُ أَكْثَرُهُمْ إِلاَّ ظَنًّا إَنَّ الظَّنَّ لاَ يُغْنِي مِنَ الْحَقِّشَيْئًا إِنَّ اللّهَ عَلَيمٌ بِمَا يَفْعَلُونَ“
Kebanyakan mereka, tidak menurut melainkan sangkaan sahaja. Sesungguhnya sangkaan itu tidak dapat menentukan sesuatu dari kebenaran (iktikad). Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui akan apa yang mereka lakukan”
(Yunus : 36).

Dimaksudkan adat sebagai diambil kira dalam hukum dan keputusan ialah apabila tiada dalil dan pertunjuk yang jelas dalam sesuatu perkara dari Al-Qur’an dan sunnah dan tidak wujud riwayat dari para sahabat dan salaf soleh.

Selain itu terjadi adat sebagai pertimbangan hanya dalam perkara furu’ yang berbentuk kaedah pelaksanaan bukan dasar atau pegangan.Misalnya dalam ibadah korban, jika pelaksanaan ibadah tersebut dilakukan di Malaysia maka adat terpakai dengan melakukan korban mengunakan binatang yang mudah didapati dan biasa dibuat korban misalnya lembu atau kambing bukan unta atau kibasy yang hanya terdapat di Negara arab.

Begitulah juga adat terpakai dalam penakrifan sesuatu perkara menurut sesuatu kaum misalnya orang yang bersumpah nazar tidak mahu memakan daging lalu dia memakan ayam kerana menurut kebiasaan daging merujuk kepada lembu, kerbau dan ayam tidak dikira sebagai daging demikianlah contoh pelaksanaan adat.

اللّهِ وَإِن تُطِعْ أَكْثَرَ مَن فِي الأَرْضِ يُضِلُّوكَ عَن سَبِيلِ
“Dan jika kamu hanya mengikut kebanyakan orang di muka bumi ini nescayalah mereka akan menyesatkan kamu dari jalan Allah”
(Al-An’am : 116).

Adapun dalam hal ibadah dan perkara dasar Islam seperti nikah dan perkahwinan yang merupakan sunnah dan ketetapan syariat maka hendaklah kita merujuk kepada Al-Qur’an dan sunnah selagi terdapat pertunjuk dan panduan dari keduanya.

Sebagaimana sabda baginda rasulullah :
” Aku tinggalkan kepada kamu dua perkara yang jika kamu berpegang padanya tidaklah kamu akan sesat selamanya iaitu kitab Allah (Al-Quran) dan sunnah rasulnya.”
(Hadith Hasan, riwayat Malik dalam Muwatha no.898 dan Hakim dalam Mustadrak no.63).

Sesungguhnya di dalam Islam disyariatkan kepada seorang wanita untuk menawarkan dirinya kepada lelaki yang soleh dan beragama apabila dirinya mendapati lelaki tersebut benar akhlaknya dan benar peribadinya menurut syariat Islam
(lihat Sahih Fiqh Sunnah m/s 107 Jilid 3).

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra bahawa telah bersabda baginda rasulullah salallahualaihiwasalam :

“ Jika datang kepada kamu seorang lelaki yang engkau redhai agamanya dan akhlaknya untuk meminang perempuan kamu maka nikahkanlah dia jika tidak kamu lakukan demikian maka akan timbullah fitnah dan kerosakan”
(hadith hasan riwayat Tirmidzi no 1084).

Perbuatan menawarkan diri kepada lelaki yang soleh dan beragama bukanlah sesuatu yang aib dan memalukan sebaliknya merupakan sunnah dan kebaikan ini berdalilkan kepada hadith dari Anas ra yang berkata telah datang seorang wanita kepada baginda rasulullah salallahualaihiwasalam dan menawarkan dirinya kepada baginda dengan berkata:

"Wahai rasulullah apakah engkau berhajat kepada aku ? lalu ketika menceritakan hadith ini maka menyampuklah anak perempuan Anas ra dengan mengatakan sungguh kurang malu perempuan itu dan buruk akhlaknya, lalu dijawab oleh Anas ra :Sesungguhnya dia itu (perempuan yang menawar diri) lebih mulia dan baik darimu kerana dia mencintai nabi salallahualaihiwasalam dan menawar dirinya demi kebaikan”
(lihat hadith sahih dalam riwayat Bukhari no 5120 , Nasaie dan Ibn Majah).

Sesungguhnya hadith di atas tidaklah hanya mengkhususkan kepada baginda rasul sahaja bahkan ianya menjadi contoh teladan kepada semua wanita muslimah dan dibolehkan mereka menawarkan diri mereka kepada semua lelaki soleh muslim yang mukmin kerana apa yang terjadi kepada rasul selagi tidak dikhususkan maka ianya merupakan perbuatan sunnah yang umum

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَيَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

“Sesungguhnya, adalah bagimu pada diri Rasulullah itu contoh ikutan yang baik, iaitu bagi orang yang sentiasa mengharapkan keredhaan Allah dan balasan baik hari akhirat, serta ia pula menyebut dan banyak mengingati Allah.”

(Surah Al-Ahzab : 21)

KEPADA SAUDARI MUSLIMAH..!!!!

Ingin kami ucapkan beberapa kalimat ini kepadamu, di bawah desingan peluru peluru musuh, dan gelegar ledakan roket yang telah menjadi hiburan kami, Surat ini juga dari kami yang kini terpaksa meringkuk di balik jeruji besi hanya karena kami menyatakan bahwa “Tuhan Kami Adalah Allah” Surat ini kami tujukan kepadamu Ukhti Muslimah…karena kau adalah permata, kau juga perhiasan mulia yang melengkapi keindahan ajaran Nabi saw. Beberapa kalimat yang tulus keluar dari lubuk hati kami sebagai saudara yang melaju bersama ke arah yang satu. Demi menyelamatkan mu dari cakaran manusia serigala bermuka domba.

Ukhti Muslimah….!!! Kami tidak akan membawa sesuatu yang baru, semoga kau tidak bosan mendengarnya….walau rasanya sudah berkali kali kami ingatkan bahwa tiada agama manapun yang lebih memuliakan wanita sebagaimana Islam. Jika kau masih tidak percaya, lihatlah pada sejarah .. apa yang di lakukan oleh penghuni zaman jahiliyah terhadap kaummu, bukankah mereka menguburkanmu hidup hidup hanya karena takut jatuh miskin atau durhaka?

Bukankah engkau adalah yang paling banyak di perjual belikan bagai barang rongsokan sebagai hamba sahaya di zaman kerajaan Romawi ? Bahkan hingga kini….. di suatu zaman yang mereka juluki zaman kebebasan dan kemerdekaan, mereka teruskan tradisi itu, hanya saja,… kini mereka bungkus dengan kata kontes ratu cantik, yang berisi memperlombakan ukuran tubuh terbaik bagi para lelaki hidung belang. Entah apa yang mereka cari, betapa jauh mereka menghinakanmu, betapa buruknya gambaranmu di mata mereka, bagi mereka kau tidak lebih dari sekerat tebu gula segar, yang setelah manis sepah di buang…. Kemudian belum puas dengan itu mereka masih melolong bahwa Islam menzalimi hak hak wanita…sungguh sebuah penyesatan dan pendustaan yang nyata.

Ukhti Muslimah….!!! Usaha perbaikan dirimu adalah sebuah cita cita abadi, dan tujuan yang mulia, serta harapan seluruh Arsitek bagi proyek perbaikan umat. Karena mereka tahu, kunci perbaikan umat ini ada pada dirimu, jika dirimu baik…maka baiklah seluruh umat ini. Demi Allah..!!! berpeganglah dengan tali ajaran agama ini, dan laksanakanlah segala perintahnya, Jangan sekali kali kau langgar larangannya, apalagi mempersempit hukum hakamnya, karena semua itu hanya akan lebih mengekang kehidupanmu sendiri, karena tiada keadilan yang lebih luas dari keadilan Islam terhadapmu dan kaummu, jika kau lari dari keadilan Islam, kau hanya akan menemui kedzaliman dunia kufur terhadap hak hak kehidupanmu. Berpeganglah sepertimana Umahatul Mukminin mencontohkannya dalam kehidupan sehari hari mereka, contohilah juga isteri isteri para sahabat dan kaum Muslimin yang telah membuktikan nilai keindahan permatamu.

Ukhti Muslimah…!!! Ketahuilah agama ini bukan hanya di mulut, tetapi ia menuntut adanya amal nyata, laksanakanlah perintah perintahnya dan jauhilah larangan larangannya walaupun tanpa kalimat “jangan”. Sesungguhnya kamu tidak perlu pengakuan timur dan barat karena kemuliaanmu dan harga dirimu telah ada sejak kau di lahirkan, dan bagi kami wahai Ukhti Muslimah,.. kau lebih mulia dari sekadar makhluk yang tergoda gemerlapnya dunia dan jeritan pekikan mungkar yang di sifatkan dengan “suara keledai” (Qs. Luqman 19) oleh Sang Maha pencipta, kami tak rela melihatmu tenggelam dalam tipuan mereka yang selalu ingin menghinakanmu dengan berpura pura memujimu tetapi melucuti pakaian dan menelanjangimu di depan mata jutaan bahkan milyaran manusia di dunia, mereka hanya menginginkan kehormatanmu sama dengan binatang yang sememangya tidak pernah berpakaian, mereka hanya menginginkanmu mencoreng coreng mukamu dengan polesan polesan yang merusak wajah alamimu yang indah hasil ciptaan yang Maha Indah, mereka hanya ingin menjadikanmu pemuas nafsu setan setan jantan berhidung belang. Mereka hanya ingin menjadikanmu bagaikan tong sampah yang hanya di isi dengan benih benih buruk dan tercela.

Demi Allah kami tidak rela. Karena bagi kami kau sangat berharga, bagi kami kau adalah pelengkap kehidupan duniawi dan Ukhrawi, maka besar jualah harapan kami padamu…

Ukhti Muslimah….!!! Seorang Muslimah tidak pantas untuk menjadi keranjang sampah yang menampung berbagai budaya hidup dan akhlak yang buruk, apalagi budaya barat dengan berbagai kebiasaannya yang terlihat kotor dan menjijikkan itu. Seorang Muslimah harus mandiri dalam memilih cara hidupnya sendiri, tentu semuanya berangkat dari acuan “Firman Allah” dan “Sabda NabiNya saw.” . Seorang Muslimah selalu ingat bahwa pada suatu hari dahulu Rasulullah saw. Pernah bersabda: “Barang siapa yang meniru (kebisaaan) suatu kaum, maka ia (termasuk) golongan mereka”. Maka ia sangat berhati hati dan kritis dalam menentukan tatacara hidup, berpakaian, dan bermu’amalah.

Ukhti Muslimah….!!! Engkau adalah puncak, kau juga kebanggaan dan kau juga lambang kesucian. Kau menjadi puncak dengan Al qur’an dan kebanggan dengan Iman serta lambang kesucian dengan hijabmu dan berpegang pada ajaran agama ini. Lalu mengapa ada lambang kesucian yang malah meniru cara hidup yang najis

Sabtu, 07 Januari 2012

UAS yang pertama kali :D

Sejak tanggal 23 desember aku dirumah hingga aku kembali lagi ke semarang rasanya aku belum ada persiapan sama sekali untuk UAS,, aku terlena akan rumah,, terlupakan segalanya,,
padahal UAS udah depan mata.. rasanya inngiiin sekali menangis.
Hari pertama UAS memang sih masih yang dasar,, tapi selanjutnya oh tidak aku harus dihadapkan oleh KIMIA dan FISIKA..
sontak diri ini terasa kaget untuk melaksanakan UAS ini,, rasanya ingin segera mengakhirinya.. #dilaksanakan saja belum#
semua melaju begitu cepat,, 2minggu berada di rumah sungguh tak terasa..
kalo merasakan seperti ini rasanya itu ingin kembali pada 2 tahun yang lalu dimana masa-masa kumpul sama temen-temen waktu 'Aliyah.. apalagi semalam,, kami habis telpon-telponan,, mungkin banyak cerita antara kita,, 3 sahabatku itu tak kan terlupakan,, mungkin Sang Khalik memang mentakdirkan kita untuk tetap menjaga Ukhuwah ini,,,
tapi semua itu tak akan mungkin,, waktu tak akan mungkin berputar, karna ia akan terus berjalan.. ^^

dan saat aku ingin belajar justru mati lampu,, itu adalah hal yang menyebalkan,, langsung diriku loncat ke atas dan tidur. yaaa,, mau bagaimana lagi, lampu mati, mana bisa saya membaca,, ckckck.


Semoga bisa terfokus lagi untuk belajar dan mempersiakan diri untuk UAS.. ^^
Ya Rabby,, Kau yang Maha Tahu atas Segalanya,, ^__^